Perbandingan kesedihan kita dengan kesedihan orang-orang Palestina

Ketika sang Surya memasuki peristirahatannya

Mega-mega kegelapan menyelimuti angkasa

Bintang-bintang terhampar menyaksikan adegan kesdiha

Derasnya hujan dan hembusan nagin menyanyikan lirik kesengsaraan

Ketika penyakit menggerogoti tubuh kurus ini

Namun kesedihan ini bertambah ketika melihat penderitaan saudara-saudara sendiri

Mereka terbaring penuh balutan luka kekejaman

Mereka terpojok dalam puing-puing kehancuran

Meskipun diriku terkucilkan bersama penyakitku

Kucoba sabar, tabah menghadapi ujian ilahi

Penderitaan yang kualami tak seberapa dibanding penderitaan saudaraku

Mereka kehilangan tempat tinggal, keluarga dan kebebasan diri

Wahai Sang Maha pengasih limpahkanlah rahmat

Kepada saudara-saudaraku di tanah penuh berkah

Berilah mereka ketabahan dan keimanan yang kau

Menghadapi suasana mencekam, kelam dan gundah

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: